jaman edan sekarang
kalau tidak percaya tanya siapa saja
mahasiswa, petani, pejabat dan rakyat
tidak perlu kusebutkan satu-satu profesinya
yang penting tanya manusia
materi tertumpuk spiritualitas ambruk
khianat, maksiat, syahwat, aurat, uang rakyat
sudah menjadi barang nikmat
semua kumat tanpa pikir jernih
semua gila tanpa memikir ada yang waras
yang waras ada yang ikut gila
sejak mahasiswa sudah korupsi
sejak miskin telah mencuri
sejak belajar sudah curang
apalagi ketika sudah menjadi pejabat
apalagi kalau telah kaya
apalagi jika sudah belajar
jaman edan
di warnetpun kudengar paksaan
kudengar erangan, kudengar lenguh kelelahan
ini nyata sejak aku menulis kata sejak
jaman edan, ora edan ora keduman
mahasiswa kepercayaan orang tua
diberi dana diberi percaya
yah...erangan itu masih kudengar
si mahasiswi bilang
"ga mau"
bilik warnet berisik
bilik warnet gaduh
syahwat menjadi barang nikmat
aku juga akui itu
jaman edan...
edan...edan...
semua pembaca semoga tidak edan
tidak ikut-ikutan mainan setan
bikin anak terus menerus untuk goda manusia
tidak pernah mati sampai kiamat
goda manusia sampai khianat
edan...edan...
tidak mau tapi tertawa
tidak mau tapi mau
waras dan gila sama saja
dunia absurditas,
nihilisme
kampret...
gaduh terus di bilik belakangku
"mengaduh terus di selakangku"
mungkin itu katanya kalau boleh aku terka
setan tertawa tapi aku tak pernah tahu
hebat....sudah rampung....
ini nyata,
bukan bohong belaka
giganet, menjelang asyar
pasca wisuda
"mengisi ruang antara ada dan tiada" tempat menuang catatan jati diri, sosial budaya, agama, keseharian lokalitas wong penginyongan.
Kamis, 11 Desember 2008
kebetulan atau kebenaran
di jogja aku melihat sepotong wajah yang lewat di depan kosan temanku.
wajahnya tak asing
aku yakin aku pernah melihatnya
aku berpikir sejenak
ternyata ini kali kedua aku melihat wajah yang cantik itu
benar ini aku kali kedua aku mengenali wajahnya
kemudian aku berpikir kembali
mengingat kembali dalam memori otakku
aku yakin telah dua kali ini melihat wajah itu
padahal pertama kali aku melihat wajah yang cantik itu....
dalam mimpi
yah....dalam mimpiku
aku yakin itu
ini kebetulan atau kebenaran?
wajahnya tak asing
aku yakin aku pernah melihatnya
aku berpikir sejenak
ternyata ini kali kedua aku melihat wajah yang cantik itu
benar ini aku kali kedua aku mengenali wajahnya
kemudian aku berpikir kembali
mengingat kembali dalam memori otakku
aku yakin telah dua kali ini melihat wajah itu
padahal pertama kali aku melihat wajah yang cantik itu....
dalam mimpi
yah....dalam mimpiku
aku yakin itu
ini kebetulan atau kebenaran?
Sabtu, 22 November 2008
21112008
aku kira hari ini aku akan mendapat hakku sepenuhnya sebagai seorang surveyor
ternyata harapan itu harus pupus karena berbagai alasan yang tidak masuk akal
alasan yang selalu dibuat-buat untuk menutupi segala alasan-alasan terdahulu
kapan bangsa ini akan maju jika seperti ini?
ternyata harapan itu harus pupus karena berbagai alasan yang tidak masuk akal
alasan yang selalu dibuat-buat untuk menutupi segala alasan-alasan terdahulu
kapan bangsa ini akan maju jika seperti ini?
Senin, 10 November 2008
natural farming
natural farming
pertanian alami
pertanian nenek moyang
apapun istilahnya itu........
sehari bersama petani
begitu menggelikan
padahal bapakku seorang petani
apa ada beda antara petani?
ketika sebuah ruang belajar bersama dibuka dalam rumah rujen
semua semakin hidup
pertanian alami
pertanian nenek moyang
apapun istilahnya itu........
sehari bersama petani
begitu menggelikan
padahal bapakku seorang petani
apa ada beda antara petani?
ketika sebuah ruang belajar bersama dibuka dalam rumah rujen
semua semakin hidup
Jumat, 07 November 2008
pahlawan
10 nopember
mereka berjalan antara darul hikmah menuju soesilo soedarman
selisih usia tak menjadi selisih kedekatan mereka
antara guru dan murid ngaji
senin besok 10 nopember 2008
mengenang untuk para leluhur bangsa
yang telah gugur menjadi kusuma
beratus tahun telah tidur
namun pada hakekatnya terus bangun dan hidup
dalam jiwa-jiwa generasi muda yang berani
dalam pagi menatap mentari
ketika siang mimpi dan mewujudkan mimpi
saat malam memanjatkan harapan
gambar ini akan menjadi tonggak
di mana usia akan menjadi saksi
antara kebersamaan mereka
ketika pagi menatap mentari
ketika rumput masih dimandikan embun suci
ketika jiwa-jiwa pahlawan hidup dalam diri-diri mereka
purwokerto, 8nopember2008
(untuk ustadz faris dan muktar beserta anak TPA darulhikmah grendeng)
Langganan:
Postingan (Atom)